Prof Wirawan: Indonesia Harus Ubah Kekayaan Alam Menjadi Produk Bernilai Tambah

0
IMG-20260915-WA0005

NUSSAFAKTA.COM, Semarang – Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar. Namun, kekayaan tersebut perlu diikuti dengan penguasaan teknologi dan kemampuan inovasi agar dapat menghasilkan produk bernilai tambah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dewan Pembina IGI Provinsi Jawa Tengah Prof. Dr. Wirawan Sumbodo, MT, menilai dunia pendidikan memiliki peran penting dalam mewujudkan hal tersebut.

Menurutnya, guru harus mampu membentuk peserta didik menjadi generasi yang tidak hanya memahami ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menggunakannya untuk menciptakan produk dan solusi.

Pandangan tersebut disampaikan Prof. Wirawan dalam prosesi pelantikan IGI Provinsi Jawa Tengah di Universitas STEKOM Semarang, Minggu (13/9).

“Guru memiliki peran strategis dalam menumbuhkan siswa menjadi inovator di bidang STEM yang dibutuhkan untuk memproduksi kebutuhan masyarakat dunia,” ujarnya.

Prof. Wirawan yang juga Dekan Fakultas Teknik UNNES menilai pendekatan STEM dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam mencapai tujuan tersebut.

Science, Technology, Engineering dan Mathematics harus dapat diintegrasikan dalam proses pendidikan sehingga siswa terbiasa berpikir berdasarkan masalah dan solusi.

Menurutnya, kemampuan tersebut akan sangat dibutuhkan ketika siswa memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha dan industri.

Prof. Wirawan mencontohkan negara-negara maju yang berhasil mengembangkan ekonomi melalui inovasi meskipun tidak seluruhnya memiliki kekayaan sumber daya alam seperti Indonesia.

Kekuatan mereka berada pada kemampuan sumber daya manusia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Karena itu, Indonesia harus memperkuat pendidikan agar tidak hanya menghasilkan lulusan yang mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan inovator dan pencipta lapangan kerja.

“Saatnya IGI berperan dalam membentuk guru yang mampu menumbuhkan siswa untuk menjadi inovator-inovator yang mampu mengelola sumber daya alam menjadi produk yang dibutuhkan dunia sehingga bisa mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia,” kata Prof. Wirawan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru.

“Pentingnya IGI meningkatkan kompetensi guru agar dapat mengajar berbasis STEM,” tegasnya.

Menurutnya, semakin baik kompetensi guru, semakin besar pula peluang siswa mendapatkan pengalaman belajar yang mendorong kreativitas dan inovasi.

Ia berharap pembelajaran STEM dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri.

“Pembelajaran ini akan menghasilkan inovator-inovator untuk menopang industri yang dapat menyerap tenaga kerja untuk kesejahteraan bangsa,” katanya.

Prof. Wirawan juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum IGI Pusat Dr. Danang Hidayatullah atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk turut mendukung dan membina IGI Provinsi Jawa Tengah.

Ia memberikan selamat kepada Dr. Imron, S.Pd., M.Pd., yang dilantik sebagai Ketua IGI Provinsi Jawa Tengah.

Prof. Wirawan berharap kepengurusan baru mampu membawa IGI Jawa Tengah semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan.

Prosesi tersebut turut didukung Dewan Pakar Wilayah Dr. Josep Teguh Santoso, M.Kom., dan Dr. LP. Ario Nugroho, S.Pd., M.Pd., serta Dewan Pembina Lukman Muhajir, SH., M.H., dan Endah Sulistyowati, M.Pd.

Menurut Prof. Wirawan, keberhasilan membangun Indonesia Emas sangat bergantung pada kemampuan bangsa dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, inovatif dan mampu menguasai teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *